Memulai Usaha Bubur Ayam? Berikut Tips Usaha Bubur Ayam

Advertisement

Sebagai menu sarapan pagi, bubur ayam merupakan menu yang paling pas untuk disantap. Tak heran jika ada begitu banyak tukang bubur mulai beroperasi di pagi hari. Terlepas dari polemik cara makan bubur yang diaduk atau tidak diaduk sesuai selera yang akan makan. Kesuksesan tukang bubur pun bahkan dibuatkan sinetron dengan tajuk Tukang Bubur Naik Haji.

Nah ini tentu bisa menimbulkan ide bisnis rumahan di bidang kuliner berupa bubur ayam. Jika memang Anda ingin terjun di bisnis ini, berikut ini adalah beberapa kiat yang bisa diterapkan. Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang kiat usaha bubur ayam, yuk kita lihat dulu resep membuat bubur ayam.

Resep Bubur

Rasa bubur yang enak, tentu saja menjadi daya tarik pelanggan. Oleh karena itu jangan bikin bubur asal jadi. Persaingan begitu ketat, tentu orang akan lebih memilih pedagang dengan rasa bubur yang lebih enak. Nah, berikut ini resep bubur ayam yang cukup nikmat.[tie_list type=”checklist”]

Bahan

  • Beras 300 gram
  • Kaldu ayam 3.000 ml
  • Bawang Putih 5 siung
  • Garam 2 sendok the
Read More :   Peluang Bisnis Sambal Kemasan Extra Pedas Yang Menguntungkan

Pelengkap

  • Ayam disuwir-suwir
  • Tong Cay atau Cay Po
  • Irisan Cakwe
  • Potongan telur pitan
  • Pangsit yang dipotong kotak-kotak 1 cm dan digoreng
  • Seledri yang diiris halus
  • Daun bawang yang diiris halus
  • Bawang goreng
  • Jeroan dan telur puyuh yang dibuat sate pelengkap

Bahan Sambal

  • Irisan 5 buah cabe rawit
  • Kecap asin 3 sendok

[/tie_list]

Cara Membuat Bubur Ayam :

Beras direbus dengan irisan bawang putih dan kaldu ayam hingga mendidih. Bubuhkan juga garam dan lada sambil terus diaduk hingga kental dan matang. Setelah itu angkat. Ketika menyajikan bubur ke mangkuk atau piring hidangan, berikan bahan pelengkap seperti ayam suwir, daun bawang, daun seledri, bawang goreng, cakwe, pangsit, telur pitan dan sambal sesuai selera.

Memulai Usaha Bubur Ayam? Berikut Tips Usaha Bubur Ayam

Tips Sukses Menjlaankan Usaha Bubur Ayam

1. Lokasi Usaha

Nah, resep sudah di tangan, tentu perlu juga menentukan lokasi usaha. Anda bisa saja menyuruh orang untuk berkeliling menjajakan bubur ayam dengan gerobak atau pun motor, tetapi tentu juga tak salah jika membuka warung bubur ayam di rumah sendiri. Apalagi jika rumah Anda berada di posisi yang strategis.

Read More :   Peluang Usaha Makanan Yang Populer Saat Ini

2. Persiapan Perlengkapan Usaha

Kendati Anda menganggap usaha bubur ayam ini sebagai bisnis sampingan, tetapi Anda tetap harus fokus menjalankannya agar tak merugi. Toh tujuan semua bisnis adalah untuk meraup keuntungan. Maka dari itu, siapkanlah perlengkapan sebaik mungkin.

Pada umumnya perlengkapan menjual bubur ayam membutuhkan gerobak, mangkuk bubur, panci bubur, meja, tenda, kursi, dan berbagai peralatan masak lainnya. Jika memang modal terbatas, Anda bisa menjual bubur di rumah saja bermodalkan perlengkapan masak yang sudah dimiliki. Sehingga modal awal pun tak besar.

3. Promosi

Kendati berjualan di rumah, tentu tetap perlu keluar dana untuk biaya promosi. Siapa yang mengetahui Anda berjualan bubur ayam jika tidak ada tanda sama sekali. Oleh karena itu buatlah spanduk di depan warung bubur ayam Anda. Atau bila dirasa cukup mahal untuk membuat spanduk, Anda bisa membuat sendiri plat tanda bubur ayam dari potongan kayu atau pun tripleks yang ditulisi dengan cat kayu yang bertuliskan bubur ayam dan nama warung Anda.

Read More :   Peluang Bisnis Kuliner Kebab Turki Bermodal Kecil

Jika bubur ayam Anda enak dan memiliki cita rasa yang khas, tentu akan banyak mendatangkan pelanggan. Apalagi kebanyakan tukang bubur ayam hanya mengandalkan suwiran ayam saja. Tak terlalu banyak yang menawarkan pelengkap lain seperti tung cay dan telur pitan.

4. Harga

Harga satu porsi bubur pada umumnya adalah Rp 7 ribu dengan bahan pelengkap yang standar. Anda bisa menjual mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 18 ribu dengan pilihan bahan pelengkap yang bisa dipilih oleh pelanggan. Jika lokasi Anda ramai dilalui banyak orang yang baru berangkat kerja atau pun dekat sekolah, tentu bisa menjual dengan kisaran harga yang lebih mahal. Terlepas tidak ada saingan tukang bubur lain di lokasi tersebut ya.. Demikianlah beberapa kiat untuk berjualan bubur ayam. Semoga sukses ya!

Advertisement

Leave a Reply