Home / Ide Usaha / Tips Memilih Usaha Waralaba Yang Tepat

Tips Memilih Usaha Waralaba Yang Tepat

Tips Memilih Usaha Waralaba Yang Tepat

Beragamnya usaha waralaba atau franchise saat ini kadang membuat bingung mana yang akan dipilih untuk dikembangkan. Pasalnya ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan, seperti harga royalty, modal yang diperlukan, sistem perjanjiannya, sampai pada pengelolaan dan sitem promonya.

Perlu diketahui bahwa sistem kontrak dan pembelian royalty antar waralaba berbeda. Peluang bisnis ini begitu banyak diminati karena keuntungannya cukup menjanjikan dan cukup stabil. Bukan tanpa alasan memang, disadari atau tidak, tingkat konsumsi orang Indonesia saat ini begitu besar, hal ini menjadi faktor kesuksesan sebuah bisnis waralaba. Dengan demikian, maka bagi yang memiliki keinginan untuk membuka usaha ini, perlu diperhatikan beberapa hal.

Baca juga : 5 Cara Mudah Membangun Usaha Waralaba

Salah satunya adalah bagaimana menilai seorang franchisor. Baik franchisor maupun produk yang dijual, akan mempengaruhi keuntungan yang akan didapat nantinya. Kehati-hatian dalam menilai ini tidak boleh diremehkan. Meskipun brand itu sudah terpercaya, namun tidak ada salahnya mengenal lebih jauh brand tersebut. Lalu, bagaimana kita menilai sebuah brand atau waralaba yang akan kita kembangkan?

ADVERTISEMENT


7 Tips Memilih Franchisor Usaha Waralaba

  • Mengetahui berapa lama franchisor eksis di dunia waralaba

Inilah yang paling penting yang harus jadi pertimbangan pertama dalam memilih waralaba. Karena semakin lama franchisor membina bisnis, maka bisnis ini akan lebih menuai keuntungan. Pengalaman memang menjadi salah satu alasan suatu bisnis bisa berkembang.

Paling tidak sang franchisor haruslah punya pengalaman 2 hingga 3 tahun dalam waralaba. Dengan begitu kita juga lebih percaya bak dalam brand yang dibeli maupun dalam pengelolaan manajemennya.

  • Ada rekomendasi dan bukti

Rekomenasi dari orang lain layak menjadi pertimbangan yang mambuat kita memilih franchise tertentu. Bukti sukses dari para franchisee juga turut mempengaruhi penilaian kita. Kalau perlu kita wajib tahu laporan keuangan waralaba tersebut sehingga bisa membangun kepercayaan kita terhadap franchisor. Kita tentu tidka mau menanam investasi di bidang yang salah, kan?

Baca juga : Ide Bisnis Waralaba Bermodal Kecil

Tanyalah dan carilah referensi yang membicarakan bisnis waralaba tersebut. Bukti ini menjadi bahan pertimbangan yang penting. Seperti halnya ketika kita membeli suatu produk, pasti kita juga akan mencari produk yang memiliki testimony yang mampu meyakinkan kita, bukan? Nah, hal inilah yang tidak boleh luput dari perhatian.

  • Produk unik

Produk unik membuktikan bahwa kita memiliki peluang yang besar dalam menciptakan dan mengembangkan pasar yang ada. Produk yang bagus dan juga unik sanat penting. Jangan memilih produk yang jenuh pasar. Kalau bisa haruslah produk yang memiliki prospek bagus dan sedang bertumbuh.

  • Franchisor yang memiliki jiwa wirausaha

Franchisor dengan bekal pengetahuan yang cukup dan memiliki jiwa wirausaha pastilah lebih serius dalam mengambangkan bisnis waralaba yang ia miliki. Hal ini tentu membuat kita lebih percaya. Dengan pengetahuan dan passion di franchisor kita juga bisa mendapat ilmu yang bisa ditularkan dan juga pelatihan dan juga bimbingan yang bakal memajukan bisnis kita.

  • Pelajari track recordnya

Jejak rekam si franchisor dalam mengelola bisnis nya bisa menjadi bahan pertimbangan dan penilaian dalam memilih franchise yang tepat. Jangan sampai memilih franchisor yang culas dan tak memiliki track record yang baik.

Baca juga : Bisnis Online? 4 Cara Cepat Memasarkan Produk Secara Online

Selain track record dalam bisnis, pelajari juga track recordnya dalam gaya hidupnya. Jika ia cenderung suka berfoya-foya, maka hal ini bisa mempengaruhi cara franchisor dalam mengelola bisnisnya.

  • Terbuka dalam pelaporan keuangan

Inilah salah satu faktor memilih usaha waralaba yang terakhir. Kita perlu mengetahui bagaimana franchisor bekerja. Apakah mereka terbuka dalam hal pelaporan keuangannya tentu sangat penting untuk diketahui. Pastikan pula return of investmennya. Karena hal ini akan menentukan apakah franchisor dan franchisee bisa saling bekerja sama atau tidak. Jangan sampai kalau franchisee pada akhirnya yang dirugikan. Bagaimana menurut Anda? Sudah siapkah untuk memulai usaha?

Advertisement

About Qiesta Azalea Helmi

Lahir Di Kec. Peranap Kab. Inhu, Pendidikan Terakhir Di Universitas Islam Riau (UIR), Memiliki Hobi Membaca & Menulis Serta Mendengarkan Music, Sekarang Memiliki Kegiatan Menulis Tentang Ulasan Bisnis Online & Offline.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *